Friday, November 22, 2019

#30DaysWritingChallange My Story After High School


Here, I am challanging my self back to this blog again, to spend my story, my feeling, and my emotion. As you can see in my previous post, I started blogging on 2015, but It’s just because my teacher is begged me to accomplished my TIK’S Assignment.. But in that time too, I already to be a passive blogger, becuse I just read a hundred story from other blog. I love to do this sience I’m on juniour high school at grade 8. There was a time that I didn’t have any handphone, and that was so boring at the time, so I always spending my father/mother’s internet data to blogsurfing, searching a story that I like to read till I wasting the time much, but yeah, there’s so much adventage, and from that moment I started to write my story in my blog.

Gak terasa iiiih, aku udh di bangku kuliah. Bahkan ini bangku kuliah keduaku, wkwkwkw. Dulu, waktu aku SMP, aku selalu kepikiran mau kuliah di Bandung, gatau kenapa Bandung menjadi salah satu kota di Indonesia yang sangat aku sukai dan yang ingin aku tinggal-i. Sampai akhirnya di tes seleksi nasional masuk perguruan tinggi di 2018, aku milih dua kampus yang berada di Bandung. Saking kepengennya, sampe-sampe aku ga peduli mau kuliah apa yang penting di Bandung. Kampus yang pernah aku minati kaya ITB dan Unpad, dua-duanya nolak aku. L Waktu itu kebetulan aku emang kepengen masuk kejurusan teknik pangan dan mikrobiologi ITB. Gatau kenapa aku tertarik sama kedua hal itu, walaupun aku tau, aku gak suka banget sama hitung-hitungan atau aku kurang bisa menikmati pelajaran-pelajaran eksakta.

 Makin kesini aku makin sadar, ternyata saat itu aku merasa, aku banyak mengenyampingkan pikiran-pikiran rasionalku (logika), yang kalau misalnya aku ga suka hitungan harusnya jangan maksa mau masuk rumpun-rumpun per-teknik-an. Aku lebih mengedepankan perasaanku ternyata, iya EGO. Aku sadar betul di setiap tes kepribadian, hasil kepribadianku selalu lebih mengedepankan perasaan dalam pengambilan keputusan, mungkin hal ini yang membuat kenapa aku bisa membuat pilihan seperti itu, padahal itu adalah langkah awal dari pilihan yang akan menentukan hidup aku kedepannya, mau jadi apa dan berkecimpung (hah?) di dunia apa.

Sampai akhirnya, di SBMPTN pun aku masih maksa buat ikut yang saintek, padahal aku tau aku ga suka dengan hal-hal ini, tapi aku masih mengedepankan ego. Aku pilih lagi jurusan gizi, kali ini ga di Bandung, tapi depok,bogor, jaksel. Kalian tau deh pasti univ apa aja yang aku pilih.. hahaha. Sebelum SBMPTN mulai, waktu itu aku sangat optimis, iyaa optimis, optimis ga masuk. Dan yaa... bener dong aku ga masuk, jujur aja saat itu aku sedikit sesek, nangis, dan tertekan. Tapi mama selalu bilang, mungkin emang belum rejeki. Tapi, aku berpikir bahwa emang saat itu aku ga pantes, kalau aku dapet pengumuman hijau a.k.a Lolos, kerja kerasku kurang dan aku hanya belajar saat dimana mau ulangan saja, terus juga jeleknya sikapku saat itu, aku merasa minder dengan teman-teman lain yang mereka ikut les sana sini, sedangkan aku struggling sendiri dan suka bingung sendiri. Pokoknya jadi kaya malah takut melihat progress orang lain, yang akhirnya bukannya bikin aku terpicu, amal bikin aku makin down. Intinya saat itu aku sering merasa down, apalagi ketika ikut try out nasional dan tau urutan rank-ku, rank kesekian. Makin-makin aku down, bahkan rasanya lebih down ketika melihat rank nasional ku di nilai try out daripada pengumuman SBMPTN hihihi. Sungguh pengalaman yang fantastis...... WoW...

Sebelum tes SBMPTN bahkan aku sudah menyusun rencana dan strategi. On fire ku untuk SBMPTN tahun depan sudah tumbuh hahaha... ini paling lucu, aku mensugesti diriku sendiri ‘udah aku ga akan lulus tahun ini, ga akan’, soalnya aku tau amunisiku tuh ga memadai, tapi pas udh deket-deket tes sbm, masih aja ada perasaan harap-harap dapet wkwkwk. Walaupun aku pikir kemungkinannya akan kecil. Akhirnya bener pas pengumuman, aku udah ga kaget. Sebenernya aku terima-terima aja, karena emang itu pantes. Tapi satu hal yang buat aku down adalah teman-teman ku banyak yang lolos dan masuk PTN yang menurut anak SMA yang sangat idealis dan ambis saat ituuu TOP MARKOTOP hahaha.

Akhirnya aku bilang ke mama sama ayah, ‘mah, kaka mau kosong dulu setahun’, ‘mau ikut les’, bahkan aku inget aku nulis di belakang buku BKUI “I’ll fight for, Fakultas Psikologi 2019” Hahaha, randomnya aku. Tapi dari SBMPTN itu aku belajar dan sadar, bahwasanya tes masuk aja aku sudah tidak kuat menghadapinya, apalagi bentuk perkuliahannya. Terlebih untuk orang yang sebenernya ga cinta dan ga passion di bidang eksakta kaya aku, pastinya It won’t be easy. Akhirnya aku coba sadar dikit buat make logika. Hahahaha. Membuka pikiran-pikiran masa laluku, tentang pengen jadi apa aku dulunya. Akhirnya aku inget waktu sd mau ngajar bahasa inggris (tapi gamau disebut guru), mau jadi chef biar bisa masuk tv kaya Farah Quinn, koki cilik dan bu Sisca Soewitomo, mau jadi pengusaha gara-gara suka nonton seri kisi-kisi di indosiar atau elshinta tv ya lupa, smp mau jadi orang yang ahli di bidang pkn dan kenegaraan, lalu di smp mau jadi web design gara-gara suka bacain blog orang, waktu smp juga mau jadi diplomat, pokoknya biar bisa ke luar negeri. Waktu SMA aku bingung, tapi maksa. Hahaha.

Akhirnya, setelah ngulik-ngulik sebenernya aku pengen jadi apa, aku tetep bingung. Tapi yang aku yakini, aku ini sangat berjiwa sosial gaissss. Maka dari itu, aku memutuskan untuk tidak menengok-nengok jurusan yang ada di saintek kaya di ITB itu wkwk. Aku teringat, teman-temanku jaman SMP sangat amat senang menceritakan keluh  kesahnya kepadaku, dan mereka bilang aku bisa memotivasi dan mempengaruhi, seperti memberi insight(hahaha pengen ketawa). In the end, kalian tahu kan apa yang ada dipikiran ku??? Nah, iyaa.... Psikologi, aku langsung nembak PSIKOLOGI UI 2019. Hehehe. That’s my big target on the past one year. I’m soooo excited. Akhirnya aku semangat lagi belajar menghabiskan sisa quipperku yang tinggal 3 bulanan lagi, sampai akhirnya.......


Lanjut ke cerita 2 sampai besok, see youu J

No comments:

Post a Comment

< > Home
Powered by Blogger.

Blogroll

About

Blogger templates

emerge © , All Rights Reserved. BLOG DESIGN BY Sadaf F K.