Udah dua kali yaitu dua hari kemarin, saya dihadapi dengan kejadian kejadian. Tapi entah kenapa saya belum paham-paham dan belum sadar sama kejadian yang diperlihatkan Allah dihadapan saya. Tapi saya rasa Allah sayang sama saya, Allah masih mengingatkan saya.
Jadi beberapa hari yang lalu pada jam yang hampir sama yaitu, jam pulang sekolah seperti biasa saya pulang dengan mengandarai motor ayah saya(bukan punya saya) tapi saya yang mengendarai. Ngertikan?intinya saya mengendarai motor. Di jalan pulang waktu hari pertama, dari kejauhan saya ngeliat ada perlambatan kelajuan kendaraan dan makin lama saya mendekat ternyata ada kecelakaan. Ada bapak-bapak yang jatuh dari motor, kecelakaannya ga begitu parah tapi mungkin ada cedera/keseleo di tangan atau kaki bapak itu, tapi nggak banyak orang yang berhenti untuk menolong bapak-bapak itu. Termasuk saya, bukannya berhenti dan bantu angkat motor si bapak saya malah berhenti sambil ngeliatain dan habis itu pergi. Lalu, keesokan harinya di jam yang hampir sama saya sedang asik menikmati jalan pulang, tetapi dari jauh pula saya sudah melihat ada bapak bapak(lagi) yang entah motornya mogok atau bensinnyakah yang habis. Tapi lagi-lagi, melihat kejadian itu saya hanya bungkam dan terus berjalan. Bukannya enggan membantu, namun terkadang saya sendiri suka merasa malu untuk menolong orang dan terkadang malah ada sedikit rasa takut. (astagfirullah, yg ini jangan dicontoh ya). Setelah dua kejadian yang saya hadapi, malamnya saya langsung dipertemukan dengan post-an di timeline Line dan pas banget postan itu berisi tentang "Janganlah berfikir dia siapa yang akan kita tolong yang penting kita ikhlas dalam menolong" dan ini isinya
Malam ini juga tadi ketika aku pulang dari kota lama semarang
Aku sempat melihat orang ramai -ramai di pinggir selokan besar
Aku berpikir itu ada apa,setelah tak berpikir lama aku langsung turun dari motor dan menghampiri ke tempat itu.
Pas aku lihat ke tempat itu ada orang yang kejebur selokan aku dengan cepat melepas sepatu dan kaos kaki ku dan segera turun loncat ke selokan itu tanpa berpikir panjang
Sebab aku sempat kasihan karena tidak ada satupun orang disitu yang menolong memberanikan diri untuk turun ke bawah selokan itu (selokan itu amat hitam dan bau)
Kemudian aku mengangkat sepeda si mbah tua ke atas lalu mengantar dan membantu mbah tua naik ke atas
Sesampai nya di atas teman ku membelikan air minum yang banyak kemudian aku bersihkan kaki si bapak itu dan pelipis bapak itu ada luka lecet yang berdarah kemudian aku usap juga.
Setelah enakan kita tanya mbah itu kenapa bisa masuk selokan apakah di serempet mobil atau apa
Terus mbah nya bilang kalau si mbah terpeleset lalu tercebur...
Yaudah si mbah melanjutkan perjalanan.
Sekian cerita singkat nya itu tadi
Semoga dimanapun kalian berada agar selalu berhati hati dan jangan lupa membaca doa.
Dan ingat niat aku bercerita seperti ini untuk membuat kalian semangat dalam membantu orang lain,meningkatkan kepedulian bersama.
Terus bukan nya aku pamer atau cari muka
Tapi kalau aku gak cerita siapa yang akan bercerita untuk menyadarkan kalian untuk kepedulian bersama???
Aku tidak mau jika di suatu kejadian kalian hanyalah sebagian dari pada orang yang menonton saja,aku mau kalian ikut dalam membantu kepada siapapun.
Apa kalian tidak takut jika di dunia ini semakin lama tingkat kesadaran orang untuk menolong itu akan rendah
Dan mungkin hanya menoton saja seperti di beberapa negara yang sekarang sudah terjadi
Bayangkan jika salah satu orang tua mu terjadi suatu musibah dijalan dan tidak ada yang menolong nya dan hanya ditonton saja
Apa yang kalian rasakan??? (Naudzubillah)
Ayo mulai dari sekarang menolonglah kepada siapapun
Menolong Janganlah berfikir dia siapa yang akan kita tolong
Yang penting kita ikhlas dalam menolong
Didunia ini gak ada yang nama nya musuh ataupun orang jahat
Bagiku musuh ataupun orang jahat itulah yang kurang kita rangkul dari orang orang baik.
Menyadarkan juga bahwa menolong orang itu sangatlah enak😊
Dan semoga kalian juga bisa pahamin perkataan dan cerita ku tadi
Jangan sampai di ambil negatif nya yah.
Mohon maaf kurang lebih nya
Terima kasih😊
Sangat-sangat menyentuh dan menyadarkan saya tentang arti tolong menolong dalam kehidupan saya sehari-hari . So, guys let's start to help each other without seeing who he is. Semoga saya,anda, kamu, mereka, kita bisa berubah dan selalu termotivasi untuk saling tolong menolong ya. Hidup ini indah jika kita saling tolong menolong.
see you
Thursday, November 2, 2017
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
Powered by Blogger.
No comments:
Post a Comment